3 panduan ikhlas kekal dalam jiwa

Pondok Pasir Tumboh

Oleh Zamanuddin Jusoh

Ketika mengejar impian dan cita-cita, terkadang kita alpa terhadap suatu penilaian yang sedang di lakukan Allah SWT terhadap setiap pekerjaan hambanya. Penilaian itu berdasarkan sejauh manakah tujuan dan matlamat pekerjaan yang dilakukan.

Ia berkaitan sekeping hati yang terdapat dalam setiap jiwa manusia. Di sinilah terbinanya cetusan matlamat setiap pekerjaan datang daripada satu perasaan murni dalam hati dan jiwa yang bersih beriman kepada Allah SWT.
Kemungkinan hasil daripada kerja keras yang dilakukan telah membuahkan kejayaan duniawi berupa harta dan pangkat kekayaan. Persoalannya, adakah kejayaan itu akan berkekalan hingga ke akhirat. Ia tidak mungkin dapat dipisahkan dengan iman kerana yang beriman saja akan memiliki sifat ini.

Ungkapan lain yang selalu diperkatakan ialah berkaitan ketelusan atau keikhlasan. Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah Azzawajalla tidak akan menerima sesuatu amalan melainkan ikhlas kepadaNya, dan ditujukan hanya untukNya.” (Riwayat Abu Daud dan An-Nasai)

Keikhlasan

Firman Allah SWT: “Sesungguhnya Kami menurunkan al-Quran ini kepadamu…

View original post 510 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s